Monday, June 23, 2008

22 JUNI 2008 : JAKARTA 481 TAHUN

Jakarta ibukota negara kita. Sekarang sudah berusia 481 tahun, sudah tua dan semoga tidak renta. Meskipun semakin banyak wabah, masalah, dan bencana yang mendera.
Jakarta 481 tahun, meskipun banyak perdebatan kapan tepatnya Ia berdiri, tapi seremoni tetap dijalankan. Karena kita tak ingin tersandung sejarah.
Jakarta yang kita caci namun juga dipuji, yang ingin kita tinggalkan namun jadi tempat kita mengikatkan diri, jakarta yang kita telantarkan namun kita andalkan.
Jakarta jadi mimpi dan kecemburuan. Dalam posisinya yang tidak menentu Ia tetap melaju. Dengan wajahnya yang keriput dan bopeng, Ia tutupi dengan bedakan dan riasan. Toh, masih banyak yang suka.
Jakarta ikon Indonesia, dengan berbagai nuansa. Wisata yang unikpun bisa dilakukan : wisata sosiologis. Perhatikan penduduknya, penuh warna, dari yang biasa sampai paling gila semua ada, bikin geleng-geleng kepala.
Jakarta... Jakarta... Jakarta... Jakarta... Jakarta... Jakarta... Namamu Ku ulang, dan datanglah kerinduan. Selamat Ulang Tahun Jakarta, selamat untuk Kita, penduduknya.

1 comment:

Gabriella Alodia said...

eh iya. tanggal 22 gw jalan" sama si shinta ke mana coba? KELAPA GADING. hiaa! jauh! trus kan naek busway, eh, sopir cowonya pada pake BAJU KOKO semua! trus mba" penjaga tiketnya jg pada pake KEBAYA! ahahaay. ada" ajaa.